pintakuuu
sebuah pertemuan pasti akn berujung prpisahan
bgitu lah aku sekarang
kini kau mnyuruhku utk melupakanmu
dan membiarkan aku menyayangi org lain yg tdk aku sayangi
kau tau
caramu itu telah mengajariku mnjadi orang yang munafikk
aku slalu sabar dgn semua in
tp apabila memang itu mau mu
terima kasihh
aku akan melupakanmu
sekuat hatiku tenagaku serta jiwa dan ragaku
sebelum itu aku lakukan
ada satu pinta ku
- “tamparlah aku sepuas hatimu
- agar aku bisa melupakanmu selamanya”
asekkk
Mei 11, 2011 pukul 5:36 am